Iklan

5 Alasan Karyawan Tidak Betah dan Keluar Dari Pekerjaan

Alasan Karyawan Tidak BetahTilulas.com – Memiliki pegawai yang mempunyai keterampilan, kesetiaan dan tanggung jawab terhadap tugasnya adalah impian setiap orang yang memiliki bisnis, karena keberadaan mereka menjadi salah satu faktor yang dapat mengantarkan perusahaan tersebut menuju puncak kesuksesan. Namun sayangnya di negeri tercinta ini faktor-faktor tersebut sering di kesampingkan, sedangkan keluarnya seorang pegawai yang setia, jujur dan bertanggung jawab adalah salah satu kerugian yang dapat menghambat perusahan tersebut menuju puncak kejayaan.

Mungkin bisa kita bayangkan jika dalam sebuah perusahaan terdapat banyak orang yang tidak jujur dan tidak bertanggung jawab terhadap tugasnya. Tentunya perusahaan tersebut akan mengalami kerugia, baik di sadari maupun tanpa di sadari.

Tahukah anda, perkataan yang sering terlontar ketika seorang pegawai hendak keluar dari sebuah perusahaan dan mencari pekerjaan baru? Berikut alasan-alasan seorang pegawai ketika lebih memilih berpindah pekerjaan dibanding menetap.

  • Kurangnya Dukungan

Ketika sebuah perusahaan memiliki masalah dalam keuangan dan lebih memilih untuk membebankan tanggung jawab pekerjaan terhadap pegawai dengan tujuan agar tidak terlalu banyak pengeluaran, tentunya hal tersbut menjadikan salah satu faktor yang mendorong pegawai untuk berhenti bekerja di perusahaan tersebut dan lebih memilih mencari pekerjaan yang baru. Karena dengan membebankan pekerjaan kepada satu pegawai dengan alasan tertentu akan membuat si pegawai merasa tidak dihargai.

  • Ketatnya Jadwal Kerja

Setiap karyawan memiliki kegiatan lain di luar waktu kerja, ketika jadwal kerja dalam sebuah perusahaan tidak fleksibel, maka para karyawan pun akan merasa tidak nyaman untuk tetap bekerja dan seolah jadwal kerja yang begitu ketat menjadi sebuah masalah yang sangat rumit untuk di jalani. Ketika sebuah perusahaan mempekerjakan karyawan di luar batas standar waktu dalam bekerja, maka hal tersbut hanya akan membuat para karyan putus asa dan beralih untuk mendapatkan pekerjaan baru.

  • Atasan Yang Tidak Bisa Menghargai Karyawan

Pada dasarnya baik karyawan maupun atasan sama-sama manusia dan setiap manusi mereka ingin di hormati dan ingin di hargai, ketika dalam sebuah perusahaan rasa saling menghargai dan menghormati hilang, maka kenyamanan dalam beraktifitaspun akan hilang dan perpecahan dalam sebuah hubungan antara karyawan dan atasan pun akan semakin renggang.

  • Peluang Untuk Maju Tertutup

Semua orang berharap untuk mendapkan masa depan yang cerah dan lebih baik dari kehidupan sebelumnya. Ketika peluang untuk meningkatkan karir atau bakat yang dimiliki para pegawai seolah tertutup, maka dengan tertutupnya peluang tersebut menjadikan para karyan lebih memilih untuk keluar dari sebua perusahan dan mendorong karyawan tersebut untuk lebih memilih berdikari sendiri ataupun mencari pekerjaan lain yang memang dapat memberikannya peluang untuk meningkatkan karirnya.

  • Atasan Yang Menjengkelkan

Tidak sedikit orang yang keluar dari sebuah perusahan dikarenakan memiliki atasan yang menjengkelkan, terlalu cerewet, dan mudah marah. Mereka (karyawan) berfikir, bahwa mereka bekerja untuk mencari nafkah bagi keluarganya di rumah, bukan untuk di caci di maki, di hina dan hal lainnya yang tidak mengenakan untuk di terima. Ketika seorang berada dalam kesalah, mereka akan menerima jika mendapatkan teguran, namun ketika seorang atas membawa masalah pribadinya kedalam pekerjaan dan karyawan menjadi korban, justru hal tersebutlah yang membuat para karyawan pada umumnya memaksa diri untuk keluar.

Iklan
%d blogger menyukai ini: