Iklan

Presiden Jokowi Maafkan Arsyad 100 Persen, Tukang Tusuk Sate

Presiden Jokowi Maafkan 100 persen Tukang Tusuk Sate

Presiden Jokowi 100 Persen Maafkan Arsyad – Mursidah, Ibu Muhamad Arsyad yang telah bersimpuh dan uga berurai air mata akhirnya bisa juga menemui Presiden Jokowi di Istana Negara pada hari Sabtu tanggal 1 November 2014.

Ibu Mursidah datang ke Istana Negar menggunakan jilbab warna ungu dan baju yang batik orange bersaa suaminya yaitu Syafrudin. Tak nhanya mereksa saja yang datang melainkan pengacara Arsyadpun (Abdul Aziz dan Irfan Fahmi) ikut bersama kedua orang tua Arsyad.

Mereka tiba di Istana Negara sekitar jam 14.30 WIB, lalu dijemput oleh protokoler istana dan diantar masuk ke Istana. Dan disana mereka berbincang-bincang bersama Presiden Jokowi dengan keadaan tertutup.

Ibu Arsyad mengaku kepada para wartawan bahwa mereka datang ke Istana itu hanya untuk meminta maaf kepada Presiden Jokowi atas perbuatan anaknya yang telah menghina presiden.

Kasus Arsyad mencuat setelahnya ia ditahan di Mabes Polri pada hari Kamis 23 Oktober 2014, ia dibawa ke Mabes Polri karena perbuatannya yang sudah menghina Presiden jokowi juga Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri lewat media social Facebook.

Arsyad yang hanya seoang tukang tusuk sate ini dituduh telah mengedit juga menyebarkan foto-foto pornografi Presiden Jokowi Bersama mantan Presiden Megawati dengan menempelkan dan disambungkan kedua wajah tersebut pada foto model porno yang tidak senonoh.

Perbuatan Arsyad ini memang terbilang nekad dan bisa membuat orang-orang yang berada dipihak Jokowi memanas ketika melihat itu apalagi ketika itu Jokowi sedang memperebutkan kursi kepresidenan kala itu. Jadi tak heran jika Arsyad ini dibawa oleh kepolisian karena telah mencemarkan nama baik Jokowi.

Proses penyidikan atas kasusu ini hampir 2 bulan, setelah itu Arsyad ditangkap dan penangkapan ini membuta ibunda yang bekerja di Paar Induk Kramat Jati ini shock berat. Ia tak tahan melihat anaknya yang ditangkap oleh 4 polisi dirumahnya, malah ia ingin melakukan hal yang extreme dengan melompat ke sungai yang ada dekat rumahnya namun warga disana menahan hal tersebut.

Ibun Mursidah melakukan hal itu karena memang Arsyad ini merupakan penopang keluarga mereka Karen ayahnya tidak bekerja. Ibundapun bersimpuh meminta maaf kepada Jokowi yang akhirnya Ibu orang tua Arsyad di undang ke Istana oleh Presiden Jokowi.

Pak Presiden Jokowi akhirnya memaafkan Arsyad 100 persen meskipun Jokowi tak tahu bagaimana proses yang sedang ditangani oleh hukum, dan Presiden hanya mengingatkan siapapun supaya bertindak hati-hati.

Dalam pertemuan itu juga pak Jokowi memenuhi keinginan Mursidah untuk menangguhkan anaknya dan penangguhannya tersebut sudah bisa dimulai pada hari Minggu tanggal 2 tahun 2014.

Mursidahpun berkata “Alhamdulillah, senang bisa dimaafin oleh Pak Presiden jokowi”. Dan iapun sangat senang karena Presiden tidak memperlihatkan rasa marah atas perbuatan anaknya. “Malah pak Presiden nyuruh kami untuk tetap menjaga anaknya dengan lebih baik lagi jika sudah keluar nanti”.

Iklan
%d blogger menyukai ini: